Ignazio Abate Ingin Selamanya Bersama Rossoneri

Bek kanan AC Milan, Ignazio Abate untuk pertama kalinya dipanggil oleh tim nasional Italia asuhan Prandelli melakukan konferensi pers di Coverciano.

Diakhir pembicaraan, bek yang terkenal dengan kecepatan dan ketangkasannya menghalau pemain lawan ini berhasrat mengakhiri karir bersama I Rossoneri.

“Panggilan dari Prandelli? Saya berterima kasih atas kesempatan ini.” ungkap Abate.

“Saya melihat Leonardo dibelakang semua ini, saya juga berterima kasih kepada Allegri. Ayah saya juga keluarga saya semuanya gembira atas ini.”

“Sekarang saya tenang dan memikirkan timnas. Siapa yang menjadi panutan bagi saya? Dia adalah Zambrotta dan saya banyak belajar darinya. Kata-kata Galliani? Saya tenang, seperti apa yang saya tunjukan ketika menggunakan jersey Milan maka seperti itulah yang akan saya tunjukan di Timnas.”

“Timnas memang tujuan saya dan akan berjuang untuk itu. Sang pelatih Allegri melatih saya sendirian, memberikan saya tekanan dan atas hal ini saya ingin membayarnya kepercayaannya. Bekerja dengan Alessandro Nesta dan Thiago Silva? Nasehat mereka sangat penting dalam perkembangan keprofesionalitasan saya. Nesta dan Tassotti adalah sosok yang krusial bagi karir saya, kami berbicara sangat banyak dan itu membantu saya untuk berkembang. Yang terpenting adalah tenang dan bekerja keras.”

“Serie A? Saya pikir sangat berimbang dengan Juventus, Lazio dan Udinese yang bermain sangat baik dan Inter mungkin akan kembali lebih kompetitif. AC Milan? Kami akan mendapatkan yang kami ingini jika kami terus bermain seperti ini.”

“Ketertarikan PSG? Leonardo adalah figur yang sangat penting dalam mendaratkan saya ke AC Milan tapi mimpi saya adalah berada di Milan seumur hidup. Saya tumbuh bersama jersey ini, bersama tim tersukses di dunia!.”

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.